NPM : 1601270036
Prodi : Perbankan syariah 4A pagi
Doping : khairunnisa, SEI,MM
BAB
4
SPEKULASI,
PROYEKSI, DAN BISNIS/INVESTASI DALAM ISLAM
PENGERTIAN
SPEKULASI
Kata “spekulasi” berasal
dari bahasa latin speculate yang merupakan bentuk kalimat lampau dari speculari
yang artinya “melihat kedepan, mengamati, dan menela'ah”. Kata speculari itu
sendiri merupakan turunan dari kata specula, yang berasal dari specere yang
artinya “untuk melihat”. Dari “specula” inilah asal kata dalam Bahasa latin
“speculatio, speculationis” suatu aktifitas penyelidikan filosofi. Kalimat ini
masih digunakan saat ini dalam dunia filosofi sebagai suatu kegiatan berteori
tanpa didukung dengan suatu dasar fakta yang kuat sebagaimana halnya dalam
dunia keuangan modern, dimana seorang speculator melaksanakan suatu
transaksinya dengan tanpa didukung oleh suatu transaksinya dengan dasar
statistik.
SPEKULASI
DALAM ISLAM
- Benjamin Graha, mendefenisikan spekulasi ditinjau dari kegiatan investasi adalah investasi yang dilakukan analisa keuangan secara seksama, menjanjikan keamanan modal dan kepuasan atas tingkat imbalan hasil. Kegiatan yang tidak memenuhi persyaratan adalah tindakan spekulatif.
- Spekulasi keuangan dalam artian sempit yaitu termasuk memberi, memiliki, dan menjual instrument keuangan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan dari fluktuasi harga, dimana pembelian tersebut bukannya untuk digunakan sendiri atau untuk memperoleh penghasilan yang timbul dari deviden atau bunga.
- Dengan demikian, Islam telah membuka kegiatan yang sangat luas dalam berbisnis melalui bai'al-murabaha, bai'as-salam, al-ijarah al-mudharabah, al-musyarakah dan lain-lain.
Investasi
adalah penempatan uang atau dana dengan harapan untuk memperoleh tambahan atau
keuntungan tertentu atas uang atau dana tersebut. Menurut Abdul Halim,
“Investasi selalu memiliki dua sisi, yaitu “return (hasil) dan risiko”. Dalam
Berinvestasi berlaku hokum semakin tinggi return yang ditawarkan maka semakin
tinggi pula risiko yang harus ditanggung investor. Investor bisa saja mengalami
kerugian bahkan lebih dari itu bisa kehilangan semua modalnya.
Investasi
dalam islam tidak bisa ditentukan keuntungannya. Jika keuntungan bisa
ditentukan bisa dipastikan itu investasi yang keliru, misalnya ada sebuah investasi
yang memberikan jaminan keuntungan 5% perbulan. Investasi seperti inilah yang
bisa dikategorikan sebagai riba. Karena siapakah yang bisa mengetahui masa depan
? . Bahkan yang terjadi adalah saling merugikan antara investor dan pihak
perusahaan pengelola dana karena menjanjikan sesuatu yang tidak pasti.
SPEKULASI
DALAM INVESTASI
Sebagai institusi keuangan
modern, pasar keuangan tidak terlepas dari berbagai kelemahan dan kesalahan Salah
satunya adalah tindakan spekulasi. Para “investor” selalu memperhatikan
perubahan pasar membuat berbagai analisis dan perhitungan, serta mengambil
tindakan spekulasi di dalam pembelian maupun penjualan saham.
PERBEDAAN
INVESTASI DENGAN SPEKULASI
Tindakan investasi adalah
"menyimpan uang atau modal di sebuah sector atau perusahaan dengan harapan
akan mendapatkan keuntungan” Sementara itu, definisi spekulasi adalah “tindakan
dalam bisnis tak lazim berkaitan dengan pencetakan profit dari fluktuasi harga.
Atau memasuki suatu bisnis yang melibatkan risiko-risiko yang tidak biasa, guna
beroleh kesempatan meraup keuntungan yang luar biasa besar”. Bisnis atas
investasi merupakan sesuatu yang tidak dapat dipastikan hasilnya sedangkan Spekulasi
ini disebut maisir yang diharamkan karena mengandung ketidakjelasan antara untung
dan rugi.
KARAKTER
DARI MASING-MASING INVESTASI DAN SPEKULASI
- Investor di pasar modal adalah mereka yang memanfaatkan pasar modal sebagai sarana untuk berinvestasi di perusahaan-perusahaan terbuka yang diyakininya baik dan menguntungkan.
- Spekulasi sesungguhnya bukan merupakan investasi, meskipun di antara keduanya ada kemiripan.
- Spekulasi adalah kegiatan game of chance sedangkan bisnis adalah game skill.
- Spekulasi telah meningkatkan unearned income bagi sekelompok orang dalam masyarakat.
- Spekulasi merupakan sumber penyebab terjadinya krisis keuangan.
- Spekulasi adalah outcome dari sikap mental ‘ingin cepat kaya’.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar